- Details
- Written by: Bayu Aji
- Category: Minyak & Gas
- Hits: 1297

absorber
a + MDEA + H2O + CO2 <----> MDEAH+ + HCO3-
amine regenerator
MDEAH+ + HCO3- <----> a + MDEA + H2O + CO2
{googleads}
- Details
- Written by: Bayu Aji
- Category: Minyak & Gas
- Hits: 1428
- MEA (monoethanolamine), secara umum digunakan pada konsentrasi 10 -20 %wt dalam air. Acid gas loading terbatas 0.3 – 0.4 mol acid gas per mol amine. MEA dibandingkan dengan amine yang lain lebih korosif, terlebih lagi bila konsentrasi >20%wt, juga membutuhkan heat of reaction dengan H2S & CO2 sangat tinggi (sekitar 30% lebih tinggi dibandingkan DEA). Vapor pressure yang tinggi dari MEA mengakibatkan mudah kehilangan larutan di absorber dan stripper yang signifikan akibat vaporisasi yang tinggi.
- DEA (diethanolamine) , secara umum digunakan pada konsentrasi 25 – 35 %wt dalam air. Acid gas loading juga terbatas pada 0.3 – 0.4 mol acid gas per mol amine. DEA dibandingkan dengan MEA kurang korosif.
- {googleads}
Read more: Jenis-jenis amine yang biasa untuk proses gas sweetening
- Details
- Written by: Bayu Aji
- Category: Minyak & Gas
- Hits: 1272
1. Level Contactor
> To High : Flooding
> To Low : Absorbsi tdk efektif, pompa mati, gas lepas ke downstream
2. Pressure Flash Tank
> To High : Gas tidak dapat terpisah
> To Low : Tekanan tdk cukup untuk menuju amine still, gas terlalu banyak mengandung CO2 shg tdk bisa terbakar diflare.
3. Pressure Amine Still
> To High : Regeneration MDEA tdk efektif
> To Low : In favor of solution regeneration
- Details
- Written by: Bayu Aji
- Category: Minyak & Gas
- Hits: 1251
1. Pemampatan isothermik gas ideal
{googleads}