Dunia Terbalik
- Details
- Written by: Bayu Aji
- Category: Islami
Bismillah,
Dunia terbalik?
Indonesia mayoritas Islam.
Tapi, yang paling disudutkan Muslim.
lebih serem yang pake cadar,
daripada yang pake rok mini.
lebih serem orang berjenggot,
dari pada yang tatoan.
pake baju tauhid ditangkep,
pake baju PKI ga papa.
lebih curiga sama yang rajin ibadah di mesjid,
dari pada orang yang mabok-mabokan dan judi.
diduga teroris langsung tembak,
bandar Narkoba internasional bisa di Nego.
lebih mentolelir aliran sesat, dari pada syariat.
Dunia sudah kebolak balik?
Yang Nyunnah – Radikal
Yang Nyeleneh – Toleran
Yang Jilbab Syar’i – Ekstrem
Yang ga pake Jilbab – Cantik
Yang muda sholat 5 waktu – Waspadai
Yang muda ga sholat – Wajar n Biasa
Yang jenggotan rajin ke masjid – Teroris
Yang jenggotan rajin dugem – Keren
Yang ke majelis ta’lim pekanan – Fanatik
Yang ke bioskop harian – Gaul
Yang hapal qur’an 30 juz – Militan
Yang hapal banyak musik – Hebat
Yang anaknya di jilbabin – Keterlaluan, melanggar HAM
Yang anaknya pake rok mini – imutnya
Yang pakai baju koko – Sok Alim
Yang ga pake baju – Jantan, Macho
Yang hariannya bicara Islam – Sok ustadz
Yang hariannya ghibah – up to date
Media Islam – Radikal
Media Porno – Kebutuhan
Buka Mata Hati Anda hai manusia!
ﺑَﺪَﺃَ ﺍﻟْﺈِﺳْﻠَﺎﻡُ ﻏَﺮِﻳﺒًﺎ ﻭَﺳَﻴَﻌُﻮﺩُ ﻛَﻤَﺎ ﺑَﺪَﺃَ ﻏَﺮِﻳﺒًﺎ ﻓَﻄُﻮﺑَﻰ ﻟِﻠْﻐُﺮَﺑَﺎﺀِ
#“Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.”
(HR. Muslim no. 208)
Persepsi
- Details
- Written by: Bayu Aji
- Category: Islami
Seorang eksekutif muda, berdiri di antara mereka. Sesak-sesakan dengan penumpang lain. Pakaiannya adalah jas elegan. Keringat terlihat beberapa tetes. Cukup bersih. Setidaknya, beda jelas dengan lainnya.
~
Lalu, ia membuka HP Tablet Androidnya. Besar. Lebih besar tentu dibanding HP umumnya. Ia memang sedang ada chat penting dengan para donatur. Chat tentang dana untuk membantu orang-orang kebanjiran.
~
Semuanya menoleh padanya atau meliriknya. Apa batin mereka?
~
Di pintu, ada seorang pemuda lusuh membatin, 'Huh, pamer dia dengan barangnya. Sudah tahu di kereta Ekonomi.'
Di belakang pemuda lusuh itu, seorang pedagang membatin, 'Mentang-mentang sekali HP nya seperti itu dipamerkan. Sudah tahu di kereta Ekonomi.'
Seorang nenek-nenek membatin, 'Orang muda sekarang, kaya sedikit langsung pamer. Naik kereta Ekonomi, pamer-pameran.'
Laki laki dan Wanita dalam hukum islam
- Details
- Written by: Bayu Aji
- Category: Islami
Wanita perlu taat kepada suaminya, setelah itu baru kepada bapak dan ibunya.
Tapi tahukah, bahwa lelaki wajib taat kepada Ibunya 3x lebih utama dari pada kepada bapaknya ...
Wanita menerima warisan lebih sedikit dari pada Lelaki.
Tapi tahukah bahwa harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan, Ia perlu/wajib juga menggunakan hartanya untuk Isteri dan anak-anaknya ...
Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak.
Tapi tahukah bahwa setiap saat wanita didoakan oleh segala umat, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini. Serta jika ia mati karena melahirkan adalah Syahid niscaya Surga akan menantinya.
Saya tidak rela berpisah dengan kekayaan saya!
- Details
- Written by: Bayu Aji
- Category: Islami
Haji Usman, sebutlah begitu nama beliau. Mungkin orangtuanya dulu berdo'a agar sang putra mewarisi kemuliaan Sayyidina Utsman ibn Affan Radhiyallahu ‘Anhu.
Pemilik salah satu usaha batik terkemuka di Yogyakarta ini memang dikenal atas kedermawanannya, seakan harta telah begitu tak berharga baginya. Seakan dunia telah begitu hina di matanya.
Ringan baginya membuka kotak persediaan, gampang baginya menyeluk kantong simpanan dan seakan tanpa beban dia mengulur bantuan.
Inilah mungkin sosok nyata orang yang mampu menempatkan dunia di tangannya dan akhirat di hatinya.
Maka beberapa orang pengusaha muda yang bersemangat mendatangi beliau.
“Ajarkan pada kami, Pak Haji”, kata mereka, “bagaimana caranya agar kami seperti Ente Haji Usman. Bisa tidak cinta pada harta dan tidak sayang pada kekayaan...hingga seperti Pak Haji bershadaqah terasa ringan.”
“Waduh.....,” sahut Haji Usman sambil tertawa, “Kalian salah alamat!”
Page 65 of 69